JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am menyerap aspirasi masyarakat di Kelurahan Bulak. Berbagai sambatan diterima politisi PDI Perjuangan ini seperti persoalan pendidikan dan sosial.
Ia mengungkapkan, kehadiran Kader Surabaya Hebat (KSH) diharapkan mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun Kota Surabaya yang lebih baik.
"Saya berharap dengan dialog terbuka seperti ini, aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik dan ditindaklanjuti secara konkret oleh Pemkot Surabaya," kata Ghoni, pada Jumat (14/2/2025).
Di sela-sela reses itu, Ghoni menyisipkan pesan penting yakni tentang perlunya bangsa ini memahami dan tidak mudah untuk melupakan sejarah.
Ia mengingatkan kembali soal TAP Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) 33 Tahun 1967 tentang pencabutan kekuasaan pemerintahan negara dari Presiden Soekarno.
Seperti diketahui, dekrit yang dikeluarkan oleh MPRS Indonesia pada Tahun 1967 itu menuduh mantan Presiden Soekarno mendukung dan melindungi para pelaku Gerakan 30 September (G30S/PKI).
Editor : Abdul Hady JM